Berniat tidak menambah dosa pada masa tuanya, seorang kakek memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan dunia luar dan hanya berdiam diri di kamarnya. Hari-harinya diisi dengan memuji Tuhan dan membaca firman Tuhan. Ia hanya bisa menikmati dunia luar dari jendela kamarnya. Suatu hari, kakek itu melihat-dari jendela kamarnya-seorang anak kecil yang sedang menyeberang jalan tepat di depan rumahnya. Tiba-tiba beberapa anak berandalan datang menghampirinya dan merebut uang si anak kecil. Sayangnya, kakek ini tetap hanya melihat tanpa melakukan tindakan apa pun yang dapat menyelamatkan anak kecil itu.
Kadang kita menganggap bahwa saat kita tidak melakukan apa-apa, maka kita telah menghindar dari dosa. Yakobus menuliskan pentingnya perbuatan baik itu terwujud dalam perbuatan nyata, karena iman tanpa perbuatan adalah mati (ayat 17). Yakobus bahkan mencontohkan orang yang berkata: "Selamat jalan, kenakanlah pakaian hangat dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? (ayat 16). Jika kita tahu sebuah tindakan itu baik, tetapi tidak kita lakukan, itu sama artinya kita telah berdosa (Yakobus 4:17).
Kenyataannya, banyak orang melihat kejahatan atau hal-hal yang tidak baik di sekitarnya memilih untuk diam karena menghindari masalah yang lebih besar atau sekadar cari aman. Namun, apakah kita punya keberanian untuk berbuat yang seharusnya? Berdiam diri tidak berarti menghindari dosa. Sebaliknya, firman Tuhan mengatakan bahwa kita berdosa jika tidak melakukan apa-apa, padahal kita tahu bagaimana seharusnya berbuat baik --GK
SEGERALAH AMBIL BAGIAN UNTUK BERTINDAK SAAT SEBUAH PERBUATAN BAIK TERBUKA UNTUK KITA LAKUKAN
Yakobus 2:13-17
13 Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman. 14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? 15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, 16 dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? 17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar