Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

TEORI PEMASARAN


Dalam teori pemasaran,ada dikenal dengan teori "WINBACK",Dimana teori ini adalah teori untuk menggait kembali mantan pelanggan yang dulunya pernah menjadi langganan produsen agar kembali lagi.Yakni dengan memperhatikan faktor-faktor yang membuat pelanggan beralih ke produsen lain
misalnya dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas produksi,dsb.
Nah.....begitu juga dalam kehidupan umat manusia ,setan akan selalu mengincar -incar manusia yang suka melakukan hal-hal yang terpuji,,,,,,,,,, dan setan-setan akan mlakukan berbagai cara agar terjerumus dalam perbuatan tidak terpuji/jahat.

Senin, 30 Mei 2011

Kasih Sayang Seorang Ibu

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu. 

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya. Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting. Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Kamis, 24 Maret 2011

Allah Selalu Ada

Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ." Yesaya 48:16 (a)

Allah tetap membimbing umat-Nya. Allah tetap bekerja merobohkan perintang-perintang terhadap rencana-Nya (14-16) dan membimbing umat-Nya. Ia yang memanggil teguh, kukuh, dan tak berubah. Panggilan-Nya pun tak berubah dan pasti menjadi kenyataan. Umat Allah harus belajar menerima rencana Allah dan taat kepada keputusankeputusanNya. Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Rom8:28).TUHAN itu pengasih dan penyayang. Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran(Mazmur 11:4,7-8). Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau (Ibrani 13:5b).

Pencobaan

Renungan 1 Kor.10:13
Apa yang dimaksud dengan pencobaan? Pencobaan adalah sesuatu yang menggoda manusia sehingga manusia jatuh di dalam dosa. Karena di dalam dunia ini ada pencobaan, maka pastilah ada yang namanya peringatan. Peringatan sangat diperlukan oleh manusia sebagai alarm yang memberi peringatan supaya manusia berjaga-jaga, dan selalu hidup bersama Tuhan.

Kecenderungan manusia mencari kambing hitam atas pergumulan hidup yang dialaminya memang tidak pernah berubah dari zaman ke zaman. Sejak manusia jatuh dalam dosa, kecenderungan ini menjadi tidak asing lagi. Tetapi manusia tidak cukup puas mengkambinghitamkan ciptaan lain atau sesamanya, ini yang menyebabkan manusia seringkali menyalahkan Tuhan, Sang Pencipta (Yak.1:14).Kristen seharusnya kembali kepada kebenaran bahwa pencobaan tidak pernah datang dari Allah karena Ia senantiasa memikirkan, memberikan, dan menganugerahkan yang terbaik bagi kita. Allah juga memperhatikan kebutuhan jasmani dan rohani kita. Karena itu, kita tidak perlu ragu memohon Allah memenuhi kebutuhan hidup kita dan kebutuhan kita akan pengampunan dan kemenangan dalam pencobaan.(Maz.50:15, 1 Pet.5:7)

Doa: Mampukan kami Tuhan dengan Roh KudusMu akan kuat kuasa kasihMu yang senantiasa menolong kami dalam kerelaan kehendakMu...a m e n.

Rabu, 23 Maret 2011

Karena Perjuangan Kita Bukanlah Melawan Darah dan Daging

Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.Efesus 6:12

Iblis bersama antek-anteknya, para penguasa, penghulu kegelapan alias roh-roh jahat akan siap menghalangi sampainya pesan-pesan dari Tuhan kepada kita. Iblis siap bersembunyi di balik dosa dan pelanggaran kita, mempengaruhi kita agar menjadi lemah dengan berbagai tipu muslihatnya. Untuk itulah kita diingatkan untuk terus mengenakan perlengkapan senjata Allah agar mampu mengatasi hal itu. (ay 11). Lalu ingat pula pesan Paulus yang berbunyi: "dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis." (Efesus 4:27).

Jangan Berhenti Berdo'a

“Mereka (semua yang taat pada Tuhan) akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kusukaan di rumah doaKu. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbahKu, sebab rumahKu akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.” Yesaya 56:7

Doa adalah nafas hidup orang Kristen. Kita tidak akan mampu menjalani hidup tanpa doa karena doa adalah kekuatan bagi orang percaya. Apakah yang bisa kita andalkan di dunia ini? Uang, kekayaan atau jabatan? Bisakah semuanya itu memberikan kebahagiaan, rasa aman dan damai sejatera sejati, apalagi jaminan keselamatan? Maka kekristenan dan doa merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Berdoa adalah pernyataan ketergantungan kita kepada Tuhan dalam segala hal. Bukan saja waktu berada di situasi sulit dan menghadapi masalah yang berat baru kita mencari Tuhan, namun yang Dia kehendaki adalah di dalam segala keadaan kita melibatkan dan bergantung padaNya secara penuh.

Selasa, 22 Maret 2011

Lahir Kembali

Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, (Titus 3:5)

Surat kepada Titus berbicara tentang permandian kelahiran kembali (Titus 3:5). Ide tentang kelahiran kembali disebutkan juga sebagai orang yang mati bersama dengan Kristus dan yang kemudian bangkit ke dalam hidup yang baru (Roma 6:1-11). Ia juga berbicara tentang orang-orang yang baru saja menjadi Kristen sebagai bayi-bayi di dalam Kristus, yaitu orang-orang yang belum dewasa di dalam Kristus (1 Kor.3: 1-2).

Senin, 21 Maret 2011

Tentang Kematian

Bagaimana kita dapat menghadapi kematian? Kita tidak perlu takut jika Allah beserta kita. Ada dalam Alkitab,"Jikalau aku berjalan dalam lembah bayang-bayang maut sekalipun, tiada juga aku takut bahaya, karena Engkau juga menyertai aku, bahwa batang-Mu dan tongkat-Mu ada menghiburkan daku”(Mazmur 23:4)

Bagaimanakah keadaan kematian itu? Ada dalam Alkitab,"Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan(1 Tesalonika 4:13). Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya.Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh. Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa. Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: ‘Lazarus sudah mati (Yohanes 11:11-14)

Kamis, 17 Maret 2011

Berbahagialah Orang Yang Engkau Pilih

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus.

Mazmur 65:4 (65-5)

Mazmur ini berpusatkan pada inisiatip Allah sendiri untuk menggenapi janjiNya terhadap umat Israel yang telah dipilihNya menjadi umatNya, dalam rancangan damai sejahtera dan sukacita bagi masa depan Israel.

Rabu, 16 Maret 2011

Menerima Rahmat dan Menemukan Kasih Karunia

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. (Ibrani 4:16)

Salah satu berkat terbesar dari keselamatan ialah bahwa Kristus kini merupakan Imam Besar kita(ay.15) yang membuka jalan langsung ke hadapan Dia sehingga kita selalu dapat meminta pertolongan yang kita perlukan.
Bertekun di dalam iman menuntut bahwa kita terus mendekatkan diri kepada Allah oleh Kristus dengan keteguhan hati yang sungguh-sungguh Tempat itu disebut "takhta kasih karunia" karena dari takhta itu mengalir kasih, pertolongan, kemurahan, pengampunan, kuasa rohani, pencurahan Roh Kudus, karunia-karunia rohani, buah roh, dan semua yang kita perlukan dari Allah Bila Anda selalu merindukan Tuhan, selalu haus dan lapar akan Dia, Anda akan mempunyai kehidupan doa yang penuh gairah. Mengapa? Karena Anda yakin terima jawaban. (Markus 11:24)

Selasa, 15 Maret 2011

Persembahan Yang Hidup, Yang Kudus dan Yang Berkenan Kepada Allah

Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.

Hakikat hidup manusia sebagai makhluk yang hidupnya berasal dan bergantung pada Allah adalah beribadah kepada-Nya. supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Roma 12:1).

Senin, 14 Maret 2011

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu

Renungan 14 Maret 2011
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! (Yakobus 4:8).

Berserah kepada Allah berarti juga: menyesali dosa sendiri, menjauhkan kesenangan yang fana , karena persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? (Yak.4:4).

Allah adalah Allah satu-satunya yang harus kita sembah bukan sebagai salah satu dari antara allah-allah yang lainnya didunia ini. IA tidak dapat disetarakan kan dengan “Mammon” (Mat.6:24), karena hakekat Allah suci adanya.(1Pe 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus). Dia yang kudus, yang telah memanggil kita menginginkan kitapun suci dan kudus di dalam seluruh hidup kita. 

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Sabtu, 12 Maret 2011

Yeremia 46:1-12

Yeremia 46:4 Pasanglah kuda, dan naiklah, hai pengendara-pengendara! Ambillah tempatmu dengan memakai ketopong, tajamkanlah tombakmu, pakailah baju zirahmu!

Bacaan: Yeremia 46:1-12
Inilah penghiburan besar bagi kita semua sebab Allah memegang kendali atas sejarah bangsa-bangsa. Ia terus berkarya dan berencana dalam percaturan politik di negara mana pun. Penghiburan yang lebih besar lagi adalah Allah sesungguhnya tidak merahasiakan rencana-Nya dari umat-Nya. Jika Yehuda mau mendengarkan suara Allah mereka tidak perlu resah dengan kebangkitan Babel. Bukankah Allah yang memegang kendali? Kristen pun tidak perlu resah walau siapa pun yang bangkit berkuasa. Bukankah Ia yang memegang kendali dan tidak merahasiakan rencana-Nya kepada Kristen? Hanya apakah kita seperti Yeremia atau seperti Yoyakim?

Manusia Baru (Efesus 4:17-32)

“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.” (Efesus 4:17).

Hidup sebagai orang percaya merupakan suatu pergumulan, perjuangan dan peperangan. Ketika kita sudah memilih hidup bagi Kristus, maka kita menghadapi berbagai-bagai pencobaan. Peperangan tidaklah selalu melawan iblis, tetapi kedagingan dan cara hidup manusia lama kita, dan itu haruslah diperangi. Diperlukan pemrosesan untuk menjadi manusia baru, dan minimal ada tiga prinsip kebenaran Alkitab sebagai langkah yang harus ditempuh, yaitu:

Jumat, 11 Maret 2011

Allah dalam Kristus menggembalakan kita (bdk. Yoh. 3:16-20)

Hidup dalam firman-Nya. Keterbatasan manusia membuatnya tidak mampu merencanakan hari esok. Bila dihayati benar, hidup ini begitu singkat, dan semaraknya begitu cepat berlalu. Tapi satu hal yang menjadikan hidup ini berharga dan jadi berarti ialah Firman Allah yang kekal. Diakui oleh Yesaya bahwa segala sesuatu boleh berlalu, tapi firman Allah yang memberi hidup, tetap untuk selama-lamanya. Sekali pun manusia sudah meninggalkan firman-Nya, Allah tidak pernah berhenti berfirman. Allah membangkitkan juru bicara yang mengingatkan umat-Nya kepada Sabda Allah yang hidup itu.Kini kita yang sudah menerima kabar baik dari Allah, diutus untuk menjadi pekabar berita tentang Allah yang datang ke dunia menebus dosa kita. Umat Tuhan masa kini patut bersyukur. Allah dalam Kristus menggembalakan kita (bdk. Yoh. 3:16-20). Wajiblah kita menjadi domba setia. Kita pun wajib menjadi "pembawa Kabar Baik"

Doa: Ya Tuhan Yesus, terima kasih untuk penggembalaan-Mu atas hidup kami. Ajar kami, untuk selalu menjadi domba-domba-Mu yang setia dan yang rela pula menjadi "pewarta kabar" baik-Mu..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...